Pilih Laman

Ketika saya menyelesaikan sekolah di tahun 2004-. Hampir semua orang tidak akan setuju jika kita memulai dan membangun bisnis sendiri. Sentimen terhadap pengusaha pada saat itu sangat besar, mereka tidak diremehkan bagi yang telah berhasil tapi mereka dikucilkan bagi yang ingin memulai .

Baru sejak tahun 2010, kewirausahaan mulai diterima oleh masyarakayt bahkan menjadi mainstream dan hari ini pengusaha itu seperti rock star.

Tujuan artikel ini bukan untuk menjelaskan sejarah kewirausahaan tetapi untuk berbagi gambaran realistis tentang menjadi seorang entrepreneur diluar yang sering menjadi pembicaraan di media atau kisah nyata yang populer selama ini dan berakhir bahagia. Saya ingin bercerita mengenai bagian sulit menjadi seorang pengusaha.

Karena suatu kebenaran bahwa tidak semua orang dilahirkan untuk menjadi astronot , tidak semua orang dilahirkan untuk menjadi seorang dokter , tidak semua orang dilahirkan untuk menjadi kuli bangunan dan tentu saja tidak semua orang dilahirkan untuk menjadi seorang pengusaha .

Di bawah ini saya akan menjelaskan apa yang saya anggap beberapa bagian yang paling sulit menjadi seorang entrepreneur. Saya mengatakan ini bukan untuk mencegah calon pengusaha , tapi untuk memberikan gambar realistis .

1 ) Ada rasa terpinggirkan yang benar-benar mendalam .

Kita semua hidup menjadi bagian dari sebuah kelompok. Bila Anda seorang karyawan dari sebuah bisnis yang mapan , Anda memiliki rekan-rekan Anda . Ketika Anda berada di perguruan tinggi , Anda memiliki teman sekelas Anda . Dan ketika Anda terlibat dalam komunitas , Anda sibuk antar sesama anggota organisasi . Tetapi ketika Anda memulai bisnis , Anda benar-benar sendiri . Jika Anda beruntung , Anda mungkin memiliki pasangan atau co -founder , tapi itu saja . Ada rasa terpinggirkan dan kesepian luar biasa yang datang saat kita tidak memiliki kelompok referensi ini . Tidak banyak orang ingin berbicara tentang hal kita geluti , apakah karena malu atau karena tidak sesuai dengan tipe kepribadian yang dirasakan, tetapi rasa kesepian itu adalah nyata . Beuntung di saat sekarang ada berbagai komunitas bisnis seperti komunitas bisnis yang paling besar di Indonesia saat ini, yaitu: Komunitas Tangan Di Atas.

2 ) Biasanya diperlukan waktu bertahun-tahun untuk membangun bisnis . Saya sudah menjalankan tiga bisnis dalam hidup saya : bisnis yang sangat sederhana , bisnis yang cukup sederhana dan bisnis yang sangat rumit . Dalam bisnis pertama, ” sederhana “, saya butuh waktu satu tahun untuk membuat keuntungan . Dalam bisnis kedua , yang cukup sederhana , saya butuh waktu sekitar tiga tahun untuk menjadi menguntungkan . Untuk membuat bisnis ketiga paling rumit yang menguntungkan dan terukur , kami masih berjalan selama enam tahun dengan berbagai perjuangan dan belum mencapai profit yang sesungguhnya. Ini bahkan mengalahkan Facebook yang hanya butuh 5 tahun untuk menghasilkan dan meraup keuntungan yang meroket dari segi profitabilitas .. Bagi sebagian besar pengusaha , dibutuhkan bertahun-tahun, bahkan hingga puluhan tahun untuk membangun sebuah perusahaan NYATA .

3 ) Anda harus mengelola orang . Ketika Anda menjalankan bisnis , Anda terus-menerus mengelola , bukan hanya karyawan tetapi vendor dan juga pelanggan. Anda akan selalu menjadi orang jahat, Anda membuat keputusan sulit , dan , dalam banyak hal , Anda sendirian dengan keputusan Anda. Mengelola orang tidak mudah , dan itu tidak datang secara alami bagi banyak orang . Namun, itu adalah bagian penting dari menjadi seorang pemimpin bisnis dan pengusaha yang sukses.

Jika Anda menyukai apa yang Anda lakukan pada bisnis yang Anda geluti , menjadi seorang entrepreneur bisa menjadi hal yang besar bagi Anda . Ini tentu baik bagi bangsa dan Negara Indonesia yang hingga saat ini masih kekurangan banyak pengusaha, tapi ingatlah bahwa saat Anda dalam proses menjadi seorang pengusaha jangan sekali-kali membayangkan kenikmatan yang seperti digambarkan oleh berbagai media dan kisah-kisah bahagia yang pernah Anda baca dan dengar. Hargai semua proses yang Anda jalani dan jadilah seorang pengusaha yang bermanfaat bagi lingkungan dan orang banyak.