Detail Objek Wisata Benteng Duurstede - Saparua

Benteng raksasa berukuran 800 m2 terletak di bukit karang, dibangun pada tahun 1676 oleh Gubernur Ambon pada waktu itu, Arnold De Vlaming Van Oudshoorn. Pada tahun 1691 benteng ini direnovasi oleh Nicholas Schaghen. Benteng ini merupakan bangunan yang berbentuk oval, dengan ketinggian dinding bagian luar 4,5 m dan ketebalan 1 m. Masih terdapat peninggalan cannonades sepanjang 5 meter.

Mudah untuk menyaksikan panorama Pantai Waisisil dari benteng ini, Tanjung Booi dan Semenanjung bagian tenggara.
Benteng Duurstede ditaklukan oleh Thomas Matulessy / Pattimura salah satu Pahlawan Nasional dari Maluku dan masyarakat Lease  dalam penyerangan di pagi hari pada 16  Mei 1817. Dalam penyerangan ini seluruh tentara Belanda terbunuh bersama dengan Resident Van Den Berg, kecuali puteranya “Gilbert” yang dibiarkan hidup. Pattimura kemudian menamakannya “Gilbert Van Den Berg Van Saparua “ (keturunannya kini hidup di Belanda). Terdapat sebuah diorama di dalam Museum Sejarah Kolonialisme Belanda di Maluku selama Perang Pattimura, di depan benteng tersebut. Tepat di samping bangunan ini terdapat perigi sedalam 10 m, disebut Perigi Maut (perigi kematian) dimana banyak tentara Belanda yang menjemput maut selama konflik ini. Hanya memerlukan 5 menit berjalan kaki untuk mencapai benteng ini dari Terminal Saparua (± 500 m).