Ambon Bay Festival 2018 Was Spectacularly Conducted

Ambon Bay Festival 2018 has been going really well since its opening several days ago. This can be seen from the huge attention from the locals that occupied the location since the opening day. Moreover, the presence of Arumbai Manggurebe (a traditional oar race with millions rupiah prize) was able to be one of the main attractions of the event. 

Beside the race, there were also several other competitions. They were: Semang boat race (men and women), creation dance, and selfie photo spot competition. Haria village won Arumbai Manggurebe, Rukabela village from Laha, Baguala district won selfie photo spot competition, and Noloth village won the Semang boat race (men and women). 

The inauguration of the prizes was held during the closing ceremony of the event, and was officiated by Hamin Bin Tharir as the Province Secretary of Maluku along with Habiba Saimima, The Head of Maluku Province Tourism office. In his speech, Hamin stated that this festival was aimed to develop the potential talents in art and sport. 

There was also an art group from Riau who gave an outstanding traditional Riau dance and singing performance during their visit in Ambon for their student exchange program.  

 

Festival Teluk Ambon Tahun 2018 Berlangsung Meriah

Setelah dibuka oleh Gubernur Maluku Said Assagaf beberapa hari lalu, Festival Teluk Ambon tahun 2018 ini berlangsung meriah dan berjalan aman. Hal tersebut terlihat dari pembukaan hingga penutupan yang banyak menyita perhatian masyarakat apalagi dengan digelarnya lomba Arumbai Manggurebe yang menjadi ciri khas Festival Teluk Ambon dengan memperebutkan total hadiah puluhan juta rupiah.

Selain lomba Arumbai Manggurebe, beberapa lomba juga digelar yakni, Lomba Perahu Semang Laki-laki dan Perahu Semang Perempuan, Lomba Tari Kreasi dan Lomba Foto Spot Selfie. Keluar sebagai juara pertama Lomba Arumbai Manggurebe dari Desa Haria, Lomba Foto Spot Selfie dari kecamatan Baguala yaitu Rukabela desa Laha, Lomba Perahu Semang Laki-laki dan Perempuan dari Desa Noloth.

Penyerahan hadiah lomba dilakukan pada saat penutupan Festival Teluk Ambon yang dilakukan oleh Sekretaris Daerah Maluku Hamin Bin Tharir yang didampingi kepala dinas Pariwisata Maluku Nyonya Ona Saimima. Pada acara penutupan Festival Teluk Ambon Gubernur Maluku dalam sambutan yang dibacakan Sekda Provinsi Maluku Hamin Bin Tharir mengatakan, Festival Teluk Ambon 2018 mengangkat Tema “73 Tahun Pesona Maluku Untuk Indonesia” yang mempunyai tujuan untuk mengembangkan potensi dan mengembangkan minat dan bakat dibidang olah raga dan seni.

Tak kalah menarik pada penutupan ini ditampilkan grup seni dari provinsi Riau yang sedang berada di Maluku dalam pertukaran pelajar yang berprestasi dengan menampilkan kesenian daerahnya tersebut.