Walikota Ambon Richard Louhanapesy Optimis, DewiBulan Akan Menjadi Destinasi Wisata Unggulan di Pulau Ambon

Walikota Ambon Richard Louhanapesy optimis Desa Wisata Bahari Berkelanjutan (DewiBulan) yang digagas oleh Tim Reform Leader Academy (RLA) akan menjadi destinasi atau tempat tujuan wisata di Pulau Ambon. Penegasan ini disampaikan Walikota Ambon Richard Louhanapesy pada acara pencanangan Desa Wisata Bahari Berkelanjutan (DewiBulan) Hukurila oleh Gubernur Maluku Said Assaggaf di negeri Hukurila kecamatan Lei Timur Selatan (Letisel)  Sabtu (17/11/18). Menurutnya setelah melakukan pertemuan dengan Tim RLA Angkatan XV tahun 2018 beberapa waktu lalu bagaikan saya minum satu dus Extra Joss dalam rangka mempercepat pembangunan pariwisata di kota Ambon.

Dikatakan, secara pribadi saya sangat berterima kasih dan mengapresiasi kerja Tim RLA yang telah menunjuk Negeri Hukurila sebagai Desa Wisata Bahari Berkelanjutan karena sesuai dengan rencana pembangunan jangka menengah pemerintah Kota Ambon. “Sebagai wujud dan komitmen dari DewiBulan ini pemerintah Kota Ambon tahun 2019 akan membuka jalur jalan baru dari desa Hutumuri, karena jalan yang lama sudah tidak memadai. Kita akan buka jalan baru dengan lebar 16 meter untuk sampai ke Hukurila. Pembangunan jalan ini sudah saya anggarkan sebesar 16 milyar rupiah untuk membuka jalan baru sebagai respon atau ide dari Tim RLA ini”, kata Walikota Ambon.

Selain itu juga jalur jalan dari Soya ke Hukurila sepenuhnya Hotmix dan diharapkan bulan Desember ini pengerjaannya akan tuntas dan semua ini bermuara untuk kepentingan bersama. Oleh karena pantai Hukurila sebagai tujuan wisata harus dijaga. Jika perlu dibentuk tim pemjaga pantai yang gajinya dari dana desa, memang dana desa diperuntukkan hal-hal seperti ini dan dibentuk tim saja penjaga pantai dan gajinya dibayar dari dana desa karena sebagai inovasi untuk pemeliharaan pantai ini. Saya juga minta kepada masyarakat Hukurila kalau daerahnya menjadi tujuan wisata harus menjaga hewan-hewan berkeliaran ditempat wisata karena dapat menggangu wisatawan”, harap Richard Louhanapesy.